— Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memastikan anggaran program pendidikan tinggi pada tahun 2027 tidak mengalami pemangkasan. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat (24/7/2026) ini juga membahas rencana pengembangan Universitas Republik Indonesia (URI) serta penguatan riset nasional.

Brian Yuliarto menyampaikan bahwa pembahasan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar anggaran untuk program pendidikan tinggi tidak dikurangi. Ia menekankan pentingnya kelanjutan program-program yang telah dicanangkan, termasuk pengembangan Universitas Republik Indonesia (URI) yang konsepnya berfokus pada penguatan pendidikan tinggi berbasis riset.

“Kita mau bahas 2027 seperti apa, kan kemarin Pak Presiden meminta program pendidikan tinggi pada saat Sarasehan KSTI tidak boleh berkurang dan lain sebagainya,” kata Brian seusai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, Brian juga memastikan bahwa pembahasan mencakup pengembangan 10 kampus Universitas Republik Indonesia (URI) dan konsep penguatan pendidikan tinggi yang berorientasi pada riset. “Ya semua, semua termasuk konsep pendidikan tinggi terutama riset-riset,” ujarnya.

Meskipun demikian, Brian mengakui bahwa skema pendanaan untuk pembangunan URI masih dalam tahap kajian. Belum ada kepastian apakah seluruh biaya pengembangan 10 kampus tersebut akan sepenuhnya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjelaskan bahwa Universitas Republik Indonesia (URI) dirancang sebagai program afirmasi untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap mengemban tugas di berbagai sektor strategis. Lulusan URI diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan pembangunan nasional, termasuk penugasan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta mengisi berbagai program prioritas pemerintah.

“Intinya URI itu program-program afirmasi menyiapkan SDM-SDM untuk lebih siap bekerja di lokasi-lokasi atau posisi-posisi yang strategis ya. Posisi strategis ini bisa di 3T, bisa di program prioritas nasional, dan sebagainya,” jelas Brian di Istana Kepresidenan, Kamis (23/7/2026).

URI merupakan salah satu lembaga baru yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan misi utama mencetak calon pemimpin bangsa. Konsepnya yang unik berbeda dari perguruan tinggi pada umumnya, karena lebih berfokus pada pendidikan kepemimpinan dan pengembangan SDM yang dipersiapkan untuk mengisi berbagai posisi strategis di tingkat nasional.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa ruang fiskal pemerintah saat ini menjadi lebih terbatas. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga minyak dan energi lainnya akibat berlanjutnya perang di Timur Tengah. Akibatnya, Kementerian Keuangan perlu melakukan kalibrasi ulang terhadap anggaran kementerian/lembaga (K/L) serta alokasi transfer ke daerah (TKD).

“APBN masih aman. Tapi tadinya kan begini, ketika harga minyak turun, saya pikir saya ada ruang untuk menambah belanja, ke daerah, dan lain-lain ya, termasuk kementerian/lembaga,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Purbaya menjelaskan bahwa penurunan harga minyak sempat memberikan ruang fiskal yang lebih longgar untuk meningkatkan belanja. Namun, kenaikan harga minyak kembali membatasi ruang tersebut. “Artinya sekarang kalau balik lagi, ruangnya semakin terbatas saja, tapi tidak membahayakan APBN sendiri,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kenaikan harga minyak tidak mengganggu pelaksanaan program atau belanja yang sudah tercantum dalam APBN. Dampaknya lebih terasa pada kemampuan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran tambahan di luar rencana yang telah disusun. “Cuma yang mau saya tambahin ke kementerian/lembaga maupun ke daerah mungkin tidak seleluasa sebelumnya,” tutupnya.